Rabu, 15 Februari 2017

Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung Sulawesi Selatan Indonesia


#SELAMAT MALAM PARA KAWAN#
(Menyimak info sekitar Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung)
_________________________________________________________________













_____________________

Kata Pengantar
_____________________

Para kawan sekalian...!

Kurang lebih sebulan yang lalu istri penulis berkunjung ke
rumah saudara di Makasar Sulawesi Selatan.

Setelah pulang ke Bogor, penulis-pun disuguhi dengan berbagai
macam cerita tentang makasar dan salah satunya cerita tentang
tempat wisata yang bernama, "Bantimurung".

Nah...!

Berikut info tentangBattimurung tersebut jika suatu saat anda
ingin berkunjung juga ke sana.

Selamat menyimak bersama macam animasi dari Banti murung.

________________________________________________________________

Sekilas info tentang Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung
________________________________________________________________









* Pengertian

Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung (atau disingkat TN Babul)
terletak di Sulawesi Selatan, seluas ± 43.750 Ha.

Secara administrasi pemerintahan, kawasan taman nasional ini
terletak di wilayah Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene
Kepulauan (Pangkep).

Secara geografis areal ini terletak antara 119° 34’ 17” – 119°
55’ 13” Bujur Timur dan antara 4° 42’ 49” – 5° 06’ 42” Lintang
Selatan.











Secara kewilayahan, batas-batas TN Babul adalah sebagai berikut :

Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Pangkep, Barru dan Bone,
Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Maros dan Kabupaten Bone,
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Maros dan
Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Maros dan
Kabupaten Pangkep.









Taman nasional ini ditunjuk menjadi kawasan konservasi atau taman
nasional berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : SK.398/
Menhut-II/2004 tanggal 18 Oktober 2004.

Saat ini dikelola oleh Balai Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung,
yang berkedudukan di kecamatan Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan.

* Sebagai tempat wisata









Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung memiliki berbagai keunikan,
yaitu: karst, goa-goa dengan stalaknit dan stalakmit yang indah,
dan yang paling dikenal adalah kupu-kupu.

Bantimurung oleh Alfred Russel Wallace dijuluki sebagai The Kingdom
of Butterfly (kerajaan kupu-kupu. Taman Nasional ini merupakan
salah satu tempat tujuan wisata yang menyuguhkan wisata alam berupa
lembah bukit kapur yang curam dengan vegetasi tropis, air terjun,
dan gua yang merupakan habitat beragam spesies [termasuk [kupu-kupu]].

Taman Nasional ini memang menonjolkan kupu-kupu sebagai daya tarik
utamanya. Di tempat ini sedikitnya ada 20 jenis kupu-kupu yang
dilindungi pemerintah dan ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah
No. 7/1999.









Beberapa spesies unik bahkan hanya terdapat di Sulawesi Selatan,
yaitu Troides Helena Linne, Troides Hypolitus Cramer, Troides
Haliphron Boisduval, Papilo Adamantius, dan Cethosia Myrana.

Antara tahun 1856-1857, Alfred Russel Wallace menghabiskan sebagian
hidupnya di kawasan tersebut untuk meneliti berbagai jenis kupu-kupu.
Wallace menyatakan Bantimurung merupakan The Kingdom of Butterfly
(kerajaan kupu-kupu). Menurutnya di lokasi tersebut terdapat
sedikitnya 250 spesies kupu-kupu.










Lokasi wisata ini juga memeliki dua buah gua yang bisa dimanfaatkan
sebagai wisata minat khusus. Kedua gua itu adalah Gua Batu dan
Gua Mimpi.

Selain di kawasan Bantimurung, Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung
memiliki berbagai macam lokasi ekowisata yang menarik. Di sana
terdapat lebih dari 80 Gua alam dan Gua prasejarah yang tersebar
di kawasan karst TN Bantimurung-Bulusaraung.









____________

Penutup
____________

Demikian infonya para kawan sekalian...!

...dan...

Selamat malam...!













________________________________________________________________________
Cat :
Jelajah Misteri- Air Terjun Bantimurung, Sulawesi Selatan
Pesona Air Terjun Bantimurung Maros Sulawesi Selatan (maros waterfall)